Bubarkan Rapat, Dandim 1423 Soppeng : Kita Tengok Warga Kita yang Kebakaran

2 Kali dishare dan dibaca berkali-kali…

 

SOPPENG,TRENT.ID – Mendengar warga di wilayah teritorialnya sedang mengalami musibah kebakaran, Dandim 1423 Soppeng, Letkol Inf Richard M Butarbutar, S.AP, M.Tr(Han) didampingi perwira staf serta Danramil 04 Liliriaja, Kapten Inf Arifin langsung meninjau lokasi kebakaran.

Kendati sedang menggelar rapat internal bersama jajaranya, orang nomor satu di jajaran Kodim 1423 Soppeng ini bergegas mempersiapkan diri sembari menutup rapat serta menyampaikan bahwa rapat akan dilanjutkan malam hari.

“Rapat kita hentikan, nanti malam kita lanjutkan, sekarang kita menuju ke lokasi kebakaran, tengok warga kita dulu,” tegasnya, sembari berkemas menuju mobil dinas hedak menuju lokasi kebakaran di Tonrosepe’e, Kelurahan Appanang, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, Selasa (7/1/20).

Sesampainya dilokasi, Pemegang tongkat komando Kodim 1423 Soppeng ini mengatakan, telah terjadi kebakaran 2 (dua) unit rumah panggung masing-masing milik pria bernama Nunju (65) serta milik H. Bahe (40) keduanya berprofesi sebagai Petani.

Selain itu, perwira menengah TNI dari matra darat dengan ‘Bunga Tanjung’ dua dipundaknya yang dikenal ramah nan humanis ala ‘Dandim Millenial’ ini menjelaskan, dari keterangan warga sekitar kejadian berawal adanya ledakan keras yang diduga akibat ledakan tabung gas dari kediaman Nunju.

“Api seketika itu juga langsung meluap membumbung tinggi dan menghabiskan rumah saudara Nunju, lalu api menjalar kerumah saudara Bahe dan tidak bisa di atasi warga masyarakat yang melihat kejadian, warga langsung panik dan hanya mampu menyelamatkan Nunju yang tidak mampu berjalan,” terangnya.

Lebih jauh, pria yang pernah mengenyam pendidikan akademi militer di Magelang – Jawa Tengah ini mengungkapkan, api yang melalap rumah korban dapat di padamkan setelah 4 unit mobil pemadam kebakaran dari dinas terkait dibantu jajaranya berjibaku memadamkan api.

“Dugaan api berasal dari rumah saudara Nunju menjalar kerumah saudara H. Bahe, sehingga kedua rumah beserta isinya habis terbakar. Kerugian di taksir mencapai Rp 200 juta,” bebernya, lengkap.

“Kami dari Kodim 1423 Soppeng menyerahkan sedikit bantuan berupa air mineral dan sembako untuk meringankan beban korban yang diterima oleh warga yang menampung korban,” pungkasnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *