Bupati Soppeng Terima Secara Langsung Sertifikat Aset Pemda Dari Menteri ATR/BPN RI

34 Kali dishare dan dibaca berkali-kali…

Trent.id – Bupati Soppeng H. A. Kaswadi Razak, SE bersama Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Soppeng Filzah Wajdi, S.P, M.Si menghadiri acara Penyerahan Sertifikat Tanah Untuk Rakyat se Sulawesi Selatan.

Kegiatan yang digelar oleh Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sulawesi Selatan, berlangsung di Macora Ballroom, Lantai 3 Hotel The Rinra Makassar, Rabu 5/1/2022.

Secara Virtual zoom sejumlah Kepala Desa/Lurah, Kepala Dusun serta masyarakat penerima sertifikat mengikuti acara tersebut di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng.

Penyerahan sertifikat secara simbolis kepada 110 masyarakat penerima sertifikat oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI, Sofyan Djalil didampingi Plt. Gubernur Sulawesi Selatan A. Sudirman Sulaeman, dan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sulawesi Selatan Bambang Priono.

Dalam kegiatan tersebut Bupati Soppeng H. A. Kaswadi Razak, SE menerima secara langsung sertifikat aset Pemda dari Menteri ATR/BPN RI Sofyan Djalil bersama para Bupati/Walikota se Sulawesi Selatan.

Di tempat yang sama juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara kantor Pertanahan Kab/kota bersama seluruh Bupati/Walikota se Sulawesi Selatan tentang kerjasama dibidang pertanahan, pengintegrasian dan Pertanahan dengan PBB dan P2, penyelesaian aset Pemda/Pemkot, serta reforma agraria dan zona nilai tanah.

Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI, Sofyan Djalil dalam sambutannya menyampaikan, pada saat kita menjalankan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Alhamdulillah berkat dukungan semuanya, sebelumnya BPN bisa menerbitkan sekitar 800.000 sertifikat setiap tahun, pada tahun 2017 kemudian kita kelola dan membuat program PTSL dan berhasil mendaftarkan 5,4 juta, tahun 2018 menjadi 9,2 juta, tahun 2019 menjadi 11,4 juta, tahun 2020 karena Covid-19 turun menjadi 8 juta tapi tahun ini kita berhasil mendapatkan lebih dari 10 juta. Olehnya itu, terima kasih kepada pihak BPN sehingga hal ini dapat tercapai.

Target kita di tahun 2025 seluruh tanah dapat kita daftarkan sehingga potensi konflik dimasa yang akan datang akan berkurang kalau tidak hilang sama sekali. Semua tanah wakaf akan disertifikatkan, karena jika sudah bersertifikat maka didaftar tanah kita sudah jelas bahwa itu tanah wakaf, begitu juga tanah-tanah harta agama yang lainnya karena ini adalah bagian dari tertib administrasi.

Untuk diketahui, Khusus untuk Kabupaten Soppeng diserahkan sertifikat secara simbolis yang terdiri dari aset Pemda sebanyak 2 bidang, aset PT. PLN 4 bidang dan aset BBWS Pompengan Jenneberang 1 bidang.

Untuk Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebanyak 4386 sertifikat, sedangkan Untuk Redistribusi sebanyak 900 sertifikat.

Publish : OVA-IWO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.