Mewakili Supriansa, Tim Super Peduli Sampaikan Belasungkawa Pada Orang Tua Korban Banjir di Desa Leworeng

  • Bagikan

Trent.id, Soppeng – Peristiwa menyedihkan mengiringi musibah banjir di Kabupaten Soppeng, selain rusak dan hanyutnya rumah warga juga banjir telah menelan korban jiwa.

Terjadi di Dusun Empagae, Desa Leworeng, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng. Setelah dua hari (mulai tgl 6-7/12/21) melakukan pencarian oleh warga dan tim SAR Soppeng dan Bone, Selasa pukul 10.40 wita. Akbar Umar (8 thn) akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Mendapatkan info itu, Tim Super Peduli (7/12/21) mendapatkan arahan dari Supriansa untuk diwakili (berhubung masih melaksanakan tugas di Jakarta) untuk segera menyampaikan belasungkawa ke rumah duka.

“Kami mewakili Pak Supri yang saat ini berada di Jakarta untuk menyampaikan belasungkawa ke rumah duka, sekaligus menyerahkan bantuan sembako dan sejumlah uang tunai sebagai warga yang terkena dampak musibah banjir, seharusnya kemarin (7/12) kami ke rumah duka, tapi kami terhalang kondisi jalan yang tergenang air. Niatnya untuk saling menguatkan di tengah musibah yang melanda”, ujar Linda tim Super Peduli.

Tepat pukul 18.20 wita, Tim Super Peduli tiba di rumah duka dan langsung menemui orang tua almarhum Akbar Umar yang ditemani beberapa keluarga almarhum yang telah berada di ruang tengah rumah panggung itu, rumah kediaman almarhum Akbar merajut kebersamaan di masa hidupnya dengan keluarganya.

Ketika bertatap muka, tidak banyak kata yang terucap antara tim Super Peduli dengan para keluarga dan orang tua almarhum dikarenakan suasana hati mereka sama-sama terselimuti sedih atas kepergian almarhum Akbar Umar. Di saat perwakilan tim Super Peduli memulai sepenggal kata belasungkawa dan menyerahkan bantuan dari Supriansa, pecahlah tangis sedih bercampur haru atas tali kasih antara mereka.

“Salamnya Pak Supri, kami turut berduka cita atas kepergian Adik Akbar, sekaligus ada alakadarnya dari Pak Supri”, ucap Linda dengan air mata tak terbendung.

Disambut dengan isak tangis Ibu Umar dan keduanya berpelukan, selanjutnya disambut pelukan Kakak almarhum Akbar Umar menyampaikan terima kasih atas kepedulian Supriansa.

“Terima kasih banyak kepedulian’ta”, timpal Ibu almarhum Umar dengan derai air mata.

Setelah berpamitan, tim Super Peduli meninggalkan rumah duka dan rencananya tim ini akan berupaya terus bergerak menyisir kesulitan-kesulitan warga yang dilanda banjir di Wanua Latemmamala Soppeng.

Publish : OVA-IWO

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *